Secara umum, Genteng berfungsi sebagai pelindung rumah dari serangan berbagai cuaca. Untuk itu, pastikan anda sudah memilih genting terbaik. Salah satu genting terbaik untuk atap rumah adalah genteng keramik.

Genting keramik memiliki bahan yang kurang lebih sama dengan genting tradisional, yakni terbuat dari tanah liat. Namun genting yang satu ini menggunakan material tanah liat disortir yang kemudian dicetak, dan di-press menggunakan peralatan modern. Karena dikelola dengan teknologi tinggi, kepresisian dan kerapihannya akan terlihat lebih baik daripada genting tradisional.

Apa itu Genteng Keramik

Merupakan salah satu dari jenis-jenis atap rumah, genteng keramik sebenarnya memiliki bahan yang sama dengan genteng tradisional, yakni terbuat dari tanah liat. Tetapi pada pembuatan genteng keramik, penggunaan material tanah liat disortir, lalu dicetak dan dipress menggunakan peralatan modern di pabrik besar sehingga kekuatan, kepresisian dan kerapihannya terbilang tinggi. Dengan proses pemanasan pada suhu 100 C, tanah liat berubah menjadi sangat keras sehingga menyerupai keramik lantai.

Genteng keramik pertama kali ditemukan dan dipakai di Tigris dan Efrat di Mesopotamia, jauh sebelum era masa kini. Meskipun berasal dari produsen yang berbeda-beda, proses pembuatan bahan dasar genteng keramik sebetulnya hampir sama. Bahan baku dan komponen yang biasa digunakan adalah :

  • Komponen utama : tanah liat & kaolin
  • Bahan baku (mengurangi susut) : pasir kuarsa
  • Aditif : surfactants & plasticizer
  • Nepheline, terak & feldspars (untuk mengurangi suhu sintering)

Setelah mengetahui penjelasan singkat mengenai genting keramik, langsung saja yuk simak kelebihan dan kekurangan dari genting ini.

Kelebihan Genteng Keramik

  1. Warna Tahan Lama

Warna yang lebih tahan lama ini dihasilkan karena proses pembuatannya yang canggih.

Proses pembakaran dengan suhu di atas 1.000 derajat Celsius membuat genting ini bisa bertahan lebih lama dan banyak sekali warna yang bisa dipilih.

  1. Tahan Terhadap Serangan Cuaca

Genting yang satu ini mampu bertahan dari berbagai serangan cuaca karena bahan keramik mampu menahan korosi dari cuaca ekstrem.

Hal ini disebabkan oleh sistem interlock yang lebih unggul daripada genting berbahan lain.

  1. Daya Tahan Lebih Kuat

Genting yang satu ini mampu menahan beban hingga 180 kg karena proses pembakarannya yang sempurna!

Jadi, kamu tidak perlu khawatir lagi dengan daya tahannya karena genting yang satu ini tidak mudah hancur.

  1. Ramah Lingkungan

Materialnya yang tidak mengandung bahan yang membahayakan membuat genting ini sangat aman untuk lingkungan. Bahan utama genting ini adalah tanah liat dan sisanya terbuat dari aditif yang tidak merusak lingkungan.

  1. Tidak Perlu Perawatan Khusus

Selain itu, perawatan genting keramik pun tidak terlalu sulit. Pasalnya, genting yang satu ini tidak memerlukan perawatan khusus. Untuk itu, kamu hanya perlu memikirkan warna genting yang cocok bersanding dengan warna cat dinding rumah atau bangunan.

  1. Tidak Menghantarkan Panas

Ketika udara sedang panas, udara akan tetap terasa sejuk karena sifat isolasinya yang menjaga iklim mikro. Namun, saat musim hujan, kehangatan di dalam ruangan malah akan tersimpan lama.

Melihat deretan kelebihan genteng keramik diatas tentunya genteng jenis ini cukup bisa diandalkan sebagai atap rumah atau bangunan. Selain kelebihan, genteng keramik juga memiliki kekurangan. Kekurangan utama genteng keramik adalah mudah bocor. Ada beberapa solusi atap rumah bocor, untuk kasus genteng keramik salah satunya adalah atap dilapisi dengan film berkualitas, atau juga bisa dengan membuat kerangkap atap yang lebih stabil berserta pemasangan film atau bahan khusus lainnya. Hal ini tentunya akan menambahkan biaya-biaya lain diluar anggaran anda. Selain itu, beberapa kekurangan genteng keramik, diantaranya :

Kekurangan Genteng Keramik

  1. Tidak Cocok untuk Rumah Minimalis

Sayang seribu sayang, meskipun genting ini memiliki banyak kelebihan, tampilannya yang terkesan tradisional membuatnya tidak cocok dipakai untuk desain rumah minimalis.

Pasalnya, rumah minimalis biasanya lebih memilih genting dengan desain yang lebih modern seperti genting beton atau genting taso.

  1. Rangka Atapnya Mahal

Harga model atap yang terbilang cukup mahal membuat para pengembang berpendapat bahwa orang-orang yang memilih genting ini harus mempertimbangkan kembali keputusannya.

Untuk itu, kamu juga harus mulai mempertimbangkan keputusanmu jika ingin memakai genting yang satu ini.

  1. Pemasangan Harus Lebih Teliti

Pemasangannya dari genting ini haruslah sangat teliti. Jika tidak, bisa-bisa atap rumah akan rentan bocor karenanya. Kerapatan pada genteng butuh perhatian lebih. Jika dipasang tidak benar, akan mudah terjadi kebocoran pada genteng. Selain itu, genteng keramik juga memiliki resistensi rendah terhadap stress mekanik. Hal-hal seperti transportasi yang tidak baik, pemasangan yang tidak kompeten dan fenomena alam (contoh : hujan es besar) dapat menghancurkan genteng.

  1. Bobotnya Berat

Genteng keramik sangat rentan terhadap benturan dan beban berat yang menimpanya. Semakin bertambahnya usia dari genting, maka semakin rapuh bahannya bila terkena benturan keras serta beban yang cukup berat. Perlunya penguatan menggunakan sejumlah besar perakitan elemen agar kekuatan meningkat untuk memikul beban genteng secara stabil.

***

Nah, itulah daftar kelebihan atau keunggulan serta kekurangan atau kelemahan dari pemakaian genteng keramik. Selanjutnya pilihan ada ditangan anda, ingin memakai genteng keramik, genteng plastik, genteng aspal atau yang biasa yaitu genteng tanah liat. Tentunya semuanya memiliki kelebihan masing-masing dan disesuaikan selera, dana dan kebutuhan anda.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here