Harga Besi Beton

Harga Besi Beton – Dalam membangun sebuah konstruksi bangunan atau rumah, salah satu material yang penting dan dibutuhkan adalah besi beton. Lalu, apa itu besi beton?. Besi beton atau biasa disebut besi tulang beton (BTB) adalah salah satu material pembentuk beton struktur.

Berikut ini iBangunan menyusun daftar harga besi beton sebagai salah satu material bangunan yang ada di pasaran. Harga yang tercantum dapat berubah sewaktu-waktu. Harga besi beton SNI terbaru 2018, besi beton untuk pondasi bangunan memiliki varian ukuran yang bermacam- macam. Ukuran- ukuran besi beton tersebut biasanya berdasarkan diameter besi, misalnya besi 66 mm, besi 8 mm, besi 10 mm, besi 12 mm, dan besi 16 mm.

Daftar Harga Besi Beton Terbaru

Harga Besi Beton di bawah ini dapat berubah sewaktu-waktu dan dapat berbeda di berbagai area di Indonesia. Misalnya harga besi beton di Semarang akan berbeda dengan harga di Jakarta, Medan, Malang maupun kota dan provinsi lain.

Spesifikasi Besi Beton Ukuran Harga  Besi Beton (Rp)
Besi Beton TARIK 4 mm 3,8 mm 15.000
Besi Beton TARIK 4 mm 4 mm 16.000
Besi Beton TARIK 5 mm 4,2 mm 17.000
Besi Beton TARIK 6 mm 5,2 mm 21.500
Besi Beton TARIK 6 mm 5,6 mm 26.000
Besi Beton TARIK 6 mm 5,8 mm 26.500
Besi Beton 8 SRB SNI 7,1 mm 38.000
Besi Beton 10 SRB SNI 9,1 mm 57.600
Besi Beton 12 SRB SNI 11,2 mm 81.600
Besi Beton D 13 SRB SNI 12,2 mm 154.300
Besi Beton D 16 SRB SNI 15,2 mm 154.400
Besi Beton 8 SPI BJKU 7 mm 37.000
Besi Beton 10 SPI BJKU 8,7 mm 53.000
Besi Beton 12 SPI BJKU 10,5 mm 74.500
Besi Beton 8 MSS BJKU 6,2 mm 32.000
Besi Beton 10 MSS BJKU 8 mm 47.000
Besi Beton 12 MSS BJKU 9,5 mm 62.000
Besi Beton 8 TJ SNI 7,5 mm 41.000
Besi Beton 10 TJ SNI 9,5 mm 62.000
Besi Beton 12 TJ SNI 11,5 mm 86.000
Besi Beton D 10 TJ SNI 9,5 mm 63.500
Besi Beton D 13 TJ SNI 12,5 mm 103.000
Besi Beton D 16 TJ SNI 15,5 mm 159.000
Besi Beton D 19 TJ SNI 18,5 mm 220.000
Besi Beton 8 IBD SNI 7,8 mm 43.500
Besi Beton 10 IBD SNI 9,8 mm 66.000
Besi Beton 12 IBD SNI 11,8 mm 93.500
Besi Beton D 13 IBD SNI ( Ulir ) 12,8 mm 110.500
Besi Beton D 16 IBD SNI ( Ulir ) 15,8 mm 162.000
Besi Beton D 19 IBD SNI ( Ulir ) 18,8 mm 221.500
Besi Beton 16 TJ SNI ( Polos ) 15,5 mm 153.000

Daftar Harga Besi Hollow

Ukuran (mm) Panjang Harga / btg
20×20 6m 35.500,-
20×40 6m  52.000,-
30×30 6m 54.500,-
40×40 6m  65.400,-
Hollow Plafon Besi 20×40 4m 19.200,-
Hollow Plafon Besi 40×40 4m 23.000,-
Hollow Plafon Galvanis 20×40 4m 22.000,-
Hollow Plafon Galvanis 40×40 4m 26.000,-

Daftar Harga Besi Beton KS Cilegon

Spesifikasi Barang Satuan Harga (Rp.)
KS CILEGON SNI 8 MM Batang 45.000,-
KS CILEGON SNI 10 MM Batang 70.000,-
KS CILEGON SNI 12 MM Batang 102.000,-
KS CILEGON SNI 13 MM Batang 119.000,-
KS CILEGON SNI 16 MM Batang 180.000,-
KS CILEGON SNI 19 MM Batang 254.000,-
KS CILEGON SNI 22 MM Batang 339.000,-
KS CILEGON SNI 25 MM Batang 440.000,-
KS CILEGON SNI 28 MM Batang 549.000,-
KS CILEGON SNI 32 MM Batang 720.000,-
KS CILEGON SNI 36 MM Batang 915.000,–

Daftar Harga Besi Siku

Spesifikasi Barang Satuan Harga (Rp.)
Besi Siku 2cm x 2cm x 6m (tebal 2mm) batang 38.000,-
Besi Siku 3cm x 3cm x 6m (tebal 2mm) batang 48.000,-
Besi Siku 4cm x 4cm x 6m (tebal 2mm) batang 60.000,-
Besi Siku 4cm x 4cm x 6m (tebal 4mm) batang 145.000,-
Besi Siku 5cm x 5cm x 6m (tebal 5mm) batang 225.000,-
Besi Siku 6cm x 6cm x 6m batang 405.000,-
Besi Siku 7cm x 7cm x 6m batang 505.000,-

 

No Jenis Besi Beton Ukuran Harga Besi Terbaru
1 BB TARIK 4 mm 3,8 mm 15.000
2 BB TARIK 4 mm 4 mm 16.500
3 BB TARIK 5 mm 4,2 mm 17.000
4 BB TARIK 6 mm 5,2 mm 22.000
5 BB TARIK 6 mm 5,6 mm 26.000
6 BB TARIK 6 mm 5,8 mm 27.000
7 BB 8 SRB SNI 7,1 mm 38.000
8 BB 10 SRB SNI 9,1 mm 58.000
9 BB 12 SRB SNI 11,2 mm 82.000
10 BB D 13 SRB SNI 12,2 mm 103.000
11 BB D 16 SRB SNI 15,2 mm 155.000
12 BB 8 SPI BJKU 7 mm 37.000
13 BB 10 SPI BJKU 8,7 mm 53.000
14 BB 12 SPI BJKU 10,5 mm 74.500
15 BB 8 MSS BJKU 6,2 mm 32.000
16 BB 10 MSS BJKU 8 mm 47.000
17 BB 12 MSS BJKU 9,5 mm 62.000
18 BB 8 TJ SNI 7,5 mm 41.000
19 BB 10 TJ SNI 9,5 mm 62.000
20 BB 12 TJ SNI 11,5 mm 86.000
21 BB D 10 TJ SNI 9,5 mm 64.000
22 BB D 13 TJ SNI 12,5 mm 103.000
23 BB D 16 TJ SNI 15,5 mm 160.000
24 BB D 19 TJ SNI 18,5 mm 221.000
25 BB 8 IBD SNI 7,8 mm 44.000
26 BB 10 IBD SNI 9,8 mm 66.000
27 BB 12 IBD SNI 11,8 mm 96.000
28 BB D 13 IBD SNI ( Ulir ) 12,8 mm 110.000
29 BB D 16 IBD SNI ( Ulir ) 15,8 mm 162.000
30 BB D 19 IBD SNI ( Ulir ) 18,8 mm 222.000
31 BB 16 TJ SNI ( Polos ) 15,5 mm 153.000

Kualitas dan kuantitas besi beton yang dipakai berbanding lurus dengan dimensi beton dan harga besi beton itu sendiri. Artinya, semakin besar dimensi beton, ukuran dan jumlah besi beton yang dipakai juga semakin besar. Namun dalam pelaksanaannya di projek, sering ditemukan pemakaian besi beton yang tidak sesuai dengan standar SNI. Dalam bahasa lapangan disebut besi ukuran banci (non SNI/ non full), artinya lebih kecil dari standar mutu SNI yang ditetapkan. Alasan klisenya adalah penekanan cost. Masih adanya besi beton dengan ukuran banci di pasar sangat berkaitan dengan hukum pasar: demand and supply.

Besi beton/ besi tulang beton/ BTB adalah salah satu produk yang beredar di pasar yang memiliki toleransi dalam dimensi. Artinya ada selisih marking diameter antara besi beton yang beredar dengan diameter besi beton riel. Misalnya besi beton 8 KS Cilegon memiliki toleransi 0,1. Maka diameter riel dari besi beton ini lebih kecil 0,1 mm dari markingnya, atau diameter rielnya hanya 7,9 mm. Panjang standar seluruh besi beton adalah 12 meter, kecuali besi beton tarikan (tidak memiliki marking) memiliki panjang kurang dari 12 m.

Besi beton adalah produk yang bisa diukur (measurable). Dimensi diameter dan panjangnya jelas. Pada realitanya, toleransi yang lebih “lebar” lagi justru banyak ditemukan di pasar dalam negeri karena besi beton jenis itu memiliki pangsa pasar (market share) sendiri. Hal ini menjelaskan bahwa pangsa pasar besi beton terbentuk karena struktur pasar itu sendiri. Secara garis besar, ada 2 pangsa pasar yang terbentuk yaitu pangsa pasar (properti) pribadi dan pangsa pasar (properti) non-pribadi. Untuk pribadi, toleransi bisa diterima karena alasan menekan cost dan biasanya struktur bangunan relatif tidak berat (rumah tinggal atau lainnya). Sedangkan pangsa pasar non-pribadi adalah projek-projek swasta berstruktur berat (high rise building) dan bangunan pemerintah. Secara umum mereka sangat concern dengan kualitas SNI karena perhitungan struktur dan spesifikasi teknik telah ditetapkan konsultan perencana profesional yang ditunjuk.

Pasar besi beton (penyalur/ toko bahan bangunan, kontraktor bangunan maupun end user) cukup terbuka dengan produk toleransi ini karena harganyapun juga harga “toleransi”. Berlakulah hukum pasar, ada penawaran dan permintaan. Jadi, tanpa memandang mana lebih dulu penawaran atau permintaan.

Besi Rangka Baru Vs. Besi Rangka Bekas, Amankah?

Besi rangka adalah besi beton yang sudah dirangkai berbentuk segi empat dengan menggunakan cincin besi sebagai penyangga dan berfungsi sebagai rangka bangunan. Besi rangka digunakan untuk membuat tulangan beton, baik sloof maupun tiangnya. Tiang tersebut berupa besi tulangan kolom yang dipasang vertikal dan berfungsi untuk menahan beban bangunan. Sedangkan sloof biasanya dipasang pada pondasi yang telah selesai dikerjakan dan menggunakan besi tulangan kolom. Sloof ini berfungsi untuk memikul beban dinding agar lebih kokoh. Terdapat 2 jenis besi rangka yang beredar di pasaran, ada yang terbuat dari besi baru dan ada juga yang terbuat dari besi bekas.

Ukuran besi rangka yang terbuat dari besi baru biasanya rata dan tidak terdapat sambungan atau tambalan. Sedangkan besi rangka yang terbuat dari bahan besi bekas umumnya memiliki ukuran yang tidak rata atau dicampur dan rata-rata terdapat sambungan atau tambalan dengan menggunakan las. Namun, bukan berarti Anda meremehkan efisiensi dari bahan bangunan bekas.

Dalam penggunaannya, besi rangka yang bekas lebih banyak dipakai untuk bangunan yang tidak bertingkat, dan juga untuk membuat pagar atau dinding pembatas saja. Dan untuk bangunan yang bertingkat, dianjurkan untuk sebaiknya menggunakan besi rangka yang bahan besi baru. Sehingga bangunan akan lebih kokoh. Dalam membeli besi rangka bahan bekas harus hati hati karena terkadang ada yang sudah keropos sehingga adukan kurang rekat dan dapat berakibat tulangan bangunan kurang kuat. Sehingga diperlukan ketelitian yang lebih dalam memilih besi rangka bekas.

Perbedaan Besi Beton dan Kawat Baja

Serupa tapi tak sama adalah kawat baja (kawat potong). Di pasar, penjualan besi beton tumpang-tindih dengan kawat potong. Kawat yang semestinya dijual gulungan justru dijual dalam bentuk potongan sehingga menyerupai besi beton. Secara fisik, kawat potong dan besi beton sulit dibedakan karena diametemya sama-sama berukuran 6 mm – 8 mm.

Hal ini tentu saja  menyalahi ketentuan dan berpotensi disalahgunakan. BTB telah bersertifikat SNI wajib, sedangkan kawat baja belum ber-SNI wajib. Kawat baja yang diklaim sebagai besi beton tersebut dijual di tingkat penyalur/ pengecer dengan tingkatan KW (kualitas) yang berbeda-beda, yakni KW 1, 2, dan 3. Hal ini memberikan peluang peredaran kawat baja yang menyerupai besi beton semakin luas dan ternyata pangsa pasar untuk produk jenis ini memang ada. Kesadaran end user untuk menggunakan produk ber-SNI wajib masih rendah.

Bahkan bukan rahasia lagi bahwa banyak developer perumahan yang menggunakan produk ini (besi banci) untuk properti kelas menengah-bawah yang merka tawarkan untuk umum. Pendeknya, siapapun bisa menggunakan realita ini sesuai kepentingannya masing-masing. Bisa jadi Anda pun ikut menikmatinya bukan?

harga besi beton,harga besi,harga besi cor rakitan,harga besi beton 2017,harga besi cor,harga besi cor per batang,harga besi bangunan,harga besi 8,harga besi 10,harga besi beton per kg, harga besi 8,harga besi 19 ulir sni,berat besi beton m10 full per satu batang,harga besu uril 16,harga besi ulir 10,harga besi polos 12,harga besi 8 sni,daftar harga besi beton terbaru di semarang,daftar harga besi beton 10an sni,besi 8 sampai besi 18

Pencarian Terkait:

  • Daftar besi beton semarang (1)
  • harga besi 8 untuk tiang bangunan (1)
  • harga satuan besi rangka 6mm (1)

Leave a Comment